Profil Penyanyi Religi Mas Bugiakso

image

Artikel sambungan dari Lupakan Sejenak Motormu & Ingatlah Kendaraan Ini ! ! !

Bugie atau Ir. Drs. H. Bugiakso lahir pada tanggal 11 Mei 1963, bertepatan dengan Sabtu Pahing menurut hitungan Jawa. Ia menghabiskan masa kecilnya di Magetan. Di dusun di sebelah timur kaki Gunung Lawu itulah dia tumbuh dan berkembang. Meskipun dia anak seorang polisi namun Bugiakso kecil lebih senang bermain dengan anak-anak desa, membaur bersama-sama mengembala kambing. Bugiakso yang juga akrab disapa Bugie ini menjalani pendidikan dasarnya di SDN Garuda Magetan dan lulus tahun 1975.

Sikap ramah dan kesediaannya mendengar membuat Bugiakso kecil sering dijadikan tempat teman-teman sebaya bercerita tentang apa saja. Karenanya banyak teman-temannya yang kemudian menjadi saudara angkatnya.

Saat SMP dan SMA, Bugie telah menampakan karakter kempemimpinannya. Saat menjadi siswa di SMPN I MADIUN JAWA TIMUR ia dipercaya menjadi Ketua OSIS, begitu pula saat di SMAN I MADIUN JAWA TIMUR juga dipercaya teman-teman sekolahnya menjadi Ketua OSIS. Setelah menamatkan pendidikan SMA, Bugi melanjutkan belajarnya di Kota Yogyakarta. Dia melanjutnya kuliah di dua perguruan tinggi sekaligus, di dua fakultas yang mengajarkan ilmu yang sangat disukai waktu kecil yakni pertanian dan peternakan.

Apa yang diasaksikan dan alami semasa di Magetan mendorongnya untuk kuliah di Fakultas Pertanian UPN Veteran Yogyakarta lulus pada tahun 1987 dan
Fakultas Kedokteran Hewan UGM pada tahun 1989. Seusai kuliah, dari tahun 1989, Bugie bekerja sebagai Tenaga Penyuluhan Pertanian Spesialis di Kabupaten Bantul.

Pengalamannya masa kecil, masa pendidikan, dan saat bekerja sebagai penyuluh pertanian telah memberinya gambaran jelas tentang bagaimana kenyataan petani di Indonesia, kenyataan tentang mayoritas rakyat Indonesia yang terpingirkan hak-haknya baik ekonomi, politik, maupun sosial-budaya.

Bugiakso juga aktif di berbagai organisasi kepemudaan. Pada tahun 1989–1994 dia dipercaya sebagai Ketua GM Kosgoro Yogyakarta dan Wakil IV Keluarga Besar Putra – Putri Polri DIY/KBPPP DIY pada tahun 2003 – 2006.

Disamping itu, Bugi juga dikenal sebagai
pencinta olahraga bulu tangkis dan
aktif sebagai Wakil Ketua PBSI Provinsi DIY pada 1997 – 1999. Bugi juga dikenal sebagai wirausaha yang cukup berhasil mengembangkan bisnisnya. Pada tahun 1992 dia mendirikan dan menjadi Direktur PT. RANDU CIPTA SEJAHTERA dan pada tahun 1996 – 1999 menjadi Pemimpin Perusahaan Harian YOGYA POST, sebuah surat kabar harian lokal di Yogyakarta.

Dalam pemilu 1999, Bugiakso terpilih menjadi anggota DPRD Provinsi DIY masa periode 1999 – 2004.

image
Oleh masyarakat luas Bugie juga dikenal
sebagai pelantun lagu-lagu religius islami. Lagu berjudul Kelayung-Layung yang merupakan lagu yang dirilis tahun 2007 kini telah akrab dinyanyikan oleh berbagai kalangan. Hampir disemua lagu-lagu religinya, Bugie selalu mengajak untuk memanfaatkan hidup dengan beribadah kepada Allah SWT. Seperti dalam lagu berjudul Mampir Ngombe, dalam khazanah sufistik Jawa istilah yang dalam bahasa Indonesia berarti ‘mampir minum’ ini terasa dekat dengan kehidupan kita.

Bugie mengajak para pendengar lagunya untuk berpikir kembali, hidup ini yang sangat singkat jadi kenapa tidak diisi dengan hal-hal yang positif. Pesan yang senada juga terdapat di lagu-lagu lainnya seperti Musyrik, Al-Ikhlash, Illahi’ dan ‘Subuh’. Hasil penjualan album lagu-lagu religius ini digunakannya untuk membantu masyarakat yang biasanya dia berikan dalam pentas-pentas musiknya.

Kiprah Bugiakso di tingkat nasional semakin luas dengan terpilihnya dia sebagai Ketua Umum Keluarga Besar Putra-Putri Polri/KBPPP tahun periode 2006 – 2010. Amanah sebagai pimpinan organisasi kepemudaan yang hampir memiliki kepengurusan di tingkat kecamatan di seluruh Indonesia semakin memberinya kesempatan untuk mewujudkan apa yang terus mengelisahkannya dari semasa kecil, masyarakat yang adil dan makmur.
Semangat mewujudkan cita-cita itu semakin berkobar saat Bugie yang juga keluarga Panglima Besar Jenderal Soedirman ini ditunjuk oleh Muhammad Teguh Soedirman mewakili keluarga besar Panglima Besar Jenderal Besar untuk mengibarkan semangat perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman sebagai salah satu solusi atas berbagai permasalahan bangsa saat ini.

Sebagai sarana perjuangan kemudian
didirikanlah Jenderal Soedirman Center oleh keluarga besar Jenderal Soedirman. Sebuah organisasi yang diharapkan menjadi inspirasi bangsa menuju Indonesia yang makmur, dimana Bugiakso sebagai Ketua Umum.

Untuk informasi lebih lengkap tentang Bugie silahkan anda mengunjungi situs resmi Bugiakso di http://www.bugiakso.net

Source

Monggo ! . . .

Posted from
Android WordPress for Sony Xperia
Admin Lapak

@ Tangerang, Indonesia

Iklan

9 thoughts on “Profil Penyanyi Religi Mas Bugiakso

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s